|
Peh Kayee
Meuen Peh Kayee disebut juga meuen sungkeet.Para pemaian
adalah anak-anak yang sudah bisa berhitung,karena untuk
mengakhiri permainan dengan hitungan.Perlengkapan yang
dibutuhkan sebuah gagang sepanjang lebih kurang 60 cm yang
dipergunakan sebagai alat untuk memukul dan sebuah anak kayu
sepanjang lebih kurang 10 sampai 15 cm untuk dipukul olah
pemain,juga dibutuhkan lapangan yang luas.Gagang dan anak kayu
biasanya dari pelepah rumbia yang telah dipotong-potong dan
dibulatkan dengan maksud tidak mencederai bagi pemain karena
ringan.dalam permainan peh Kaye ada beberapa istilah,yaitu boh
sungkeet,boh peh,dan boh jeungki.Boh Sungkeet adalah bola
pertama dalam memulai permainan dengan menyungkit anakyang telah
diletakan diatas lobang yang telah disediakan dengan gagang
sekuat mungkin kearah lawan. Boh Peh adalah bola kedua di mana
anak diumpamakan sebagai bola sesudah dilambung ke atas kemudian
dipukul sekuat mungkin ke arah lawan. Boh Jeungki adalah bola
ketiga dimana anak diletakkan secara membujur yang sebagian
berada di dalam lubang dan kemudian dipukul bagian atas sampai
naik, setelah naik diusahakan untuk dipukul secara lemah
beberapa kali, seandainya tidak dapat dipukul secara lema
barulah dipukul yang kuat kea rah lawan.
| |
Peh Kayee
Meuen Peh Kayee also called meuen gok or meuen sungkeet.
The players are children who can already count because it needs
a count to end the game. The game needs some tools;a 60 cm long
holder, which will use to hit and a small wood 10-15 cm long to
be hit by the player and it, needs a large field. The holder and
the small wood usually come from rib of Rumbia, which have been
cut and rounded off in the order to decrease the possibility to
get injured.
There are some terms in
peh kayee such as boh sungkeet, boh peh, and boh jeungki. Boh
sungkeet is the first ball to start the game by lifting the
small wood with the holder, which has placed in a hole to the
opponent. Boh peh is the second ball where the small wood that
interpreted as the ball is hit to the opponent. Boh jeungki is
the third ball where the small wood is put lengtways, half parts
is in the hole and the rest part will be hit softly for couples
of time. If it can not be hit softly then it will be hit
strongly to the opponent.
|
|